Tanda dan Penyebab Dehidrasi pada Anak Anjing



Dehidrasi adalah kekurangan air dalam tubuh. Anak anjing Anda kehilangan air setiap hari melalui setiap nafas yang diambil, dan melalui penguapan air liur saat terengah-engah.

Anak anjing sangat rentan terhadap dehidrasi karena mereka memiliki massa tubuh yang jauh lebih sedikit daripada anjing dewasa. Kepanasan saat bermain juga dapat membuat anak anjing Anda kehilangan air secara berlebihan. Penting bagi Anda untuk mengawasi anak anjing Anda selama cuaca panas untuk membantu mencegah dehidrasi.

Sebagian besar dehidrasi pada anjing disebabkan oleh buang air kecil. Cairan ini diganti saat anak anjing makan dan minum. Anda dapat mencegah dehidrasi dengan memastikan banyak air bersih tersedia untuk anak anjing Anda. Anak anjing minum lebih banyak saat cuaca panas dan juga saat kegiatan aktif berlebihan. Apapun yang meningkatkan kehilangan cairan, seperti diare, juga dapat menyebabkan dehidrasi.

Apa Penyebab Dehidrasi?

Dehidrasi dapat terjadi akibat penyakit apa pun yang menyebabkan diare atau muntah. Buang air kecil berlebihan yang terjadi pada diabetes melitus dan penyakit ginjal, perdarahan atau kondisi apa pun yang menyebabkan keengganan untuk makan atau minum juga dapat menyebabkan dehidrasi.

Tanda-tanda Dehidrasi Anak Anjing

Tanda dehidrasi yang paling awal terlihat adalah selaput lendir kering, di mana gusi dan lidah anjing lengket atau kering, bukan basah. Air liur bisa menjadi lengket atau bahkan berserabut.

Tanda yang lebih jelas adalah hilangnya elastisitas kulit. Pegang kulit di atas leher dan bahu anak anjing Anda, lalu angkat dengan lembut; ketika terhidrasi secara normal, kulit dengan cepat kembali ke tempatnya setelah dilepaskan.

Jika kulit yang ditarik kembali ke posisi normal dengan perlahan, itu tandanya anjing Anda mengalami dehidrasi tujuh hingga delapan persen. Dehidrasi sepuluh persen atau lebih adalah situasi yang serius, ini dapat ditandai dengan kulit yang akan tetap menonjol saat dilepaskan setelah ditarik, dan tidak kembali ke tempatnya. Ini disebut skin tenting.

Capillary refill time (CRT) juga merupakan ukuran hidrasi yang baik. Ini adalah waktu yang dibutuhkan darah untuk kembali ke selaput lendir setelah diberikan tekanan, dan dapat dibuktikan dengan menekan jari secara lembut pada gusi anjing Anda. Ini secara singkat menghalangi aliran darah sehingga jaringan menjadi putih.

Ketika hidrasi anak anjing Anda normal, dibutuhkan waktu kurang dari dua detik agar warna putih tersebut kembali ke pigmen merah muda normal. Dehidrasi sebesar tujuh hingga delapan persen dehidrasi akan menunda waktu pengisian kapiler selama dua hingga tiga detik. Lebih lama dari empat atau lima detik menunjukkan dehidrasi parah, dan sangat berbahaya. Anjing-anjing dengan dehidrasi parah juga menunjukkan bola mata yang cekung, kedutan otot yang tidak disengaja, dan ekstremitas dingin.

Bagaimana Mengobati Dehidrasi?

Anak anjing yang menderita dehidrasi sedang hingga berat memerlukan perhatian dokter hewan segera jika ingin bertahan hidup. Terapi cairan akan diperlukan untuk rehidrasi anak anjing dan mengembalikan keseimbangan elektrolit (mineral) ke normal. Tergantung pada kebutuhan anak anjing Anda, dokter hewan Anda mungkin akan menunjukkan cara memberikan terapi cairan pada anak anjing Anda di rumah, dengan mendemonstrasikan cara memberikan cairan subkutan (di bawah kulit).

Dalam kasus ringan di mana muntah tidak menjadi masalah, cukup menyuruh anjing Anda untuk minum air akan sangat membantu. Dokter hewan Anda mungkin meresepkan produk yang mirip dengan Pedialyte anak-anak, yang juga menyediakan elektrolit yang hilang untuk mengatasi dehidrasi. Tak hanya gejalanya, penyebab dehidrasi juga perlu diobati. Pengobatan khusus untuk mengontrol diare dan muntah mungkin diperlukan untuk mencegah kehilangan cairan lebih lanjut.

Sumber: https://www.thesprucepets.com/what-to-know-about-dehydrated-puppy-2804757