Perhatikan Hal Ini Sebelum Memelihara Kelinci


Kelinci adalah salah satu hewan paling populer yang dipelihara sebagai hewan peliharaan akhir-akhir ini, dan — bila diadopsi di rumah yang sesuai — mereka bisa menjadi sahabat yang menyenangkan. Kelinci adalah hewan peliharaan yang sempurna untuk tempat tinggal kecil, karena tidak memakan banyak ruang, tidak perlu pergi keluar dan umumnya sangat pendiam.

Sayangnya, karena penampilannya yang menggemaskan, terlalu banyak orang yang secara impulsif mengadopsi kelinci, tanpa mengetahui jenis perawatan atau persediaan yang dibutuhkan mereka.


Akibatnya, pemilik kelinci baru pada akhirnya akan kecewa begitu mereka menyadari bahwa hewan-hewan ini membutuhkan waktu dan upaya untuk merawatnya dengan benar.

Sebelum kamu memutuskan untuk mengadopsi mereka, perhatikan hal ini sebelum memelihara kelinci.


Baca juga: Merawat Kucing Outdoor Agar Tetap Sehat dan Aman


Kelinci Memiliki Umur Panjang

Dengan pola makan dan perawatan yang tepat, kelinci dapat hidup delapan hingga 12 tahun. Atau lebih — lebih lama dari banyak hewan peliharaan kecil lainnya.

Jadi, sebelum kamu mengadopsi kelinci, pastikan kamu siap. Kamu akan memberi makan, memelihara, dan memberi perhatian pada hewan peliharaan dalam jangka waktu yang lama.


Kelinci Merupakan Hewan Peliharaan Indoor Terbaik

Kelinci dapat hidup lebih lama dan hidup lebih sehat jika dipelihara di dalam rumah. Jika di luar rumah, mereka rentan terhadap penyakit dan cuaca.

Ditambah lagi, bulu mereka yang tebal dan tidak adanya kelenjar keringat sering membuat mereka mudah kepanasan saat terkena suhu panas. Di sisi lain, kelinci biasanya memiliki sedikit bulu di telinga dan di bawah kaki mereka, yang membuat mereka rentan sakit jika berada di luar dalam cuaca dingin.


Kelinci Butuh Ruang Gerak

Meskipun kelinci tidak perlu keluar atau berjalan seperti anjing, mereka membutuhkan waktu setiap hari untuk keluar dari kandang kelinci.

Olahraga harian membantu pencernaan mereka dan mencegah penambahan berat badan yang berlebihan. Secara alami kelinci senang berlarian dan melompat-lompat di atas berbagai hal. Idealnya, kelinci dilengkapi dengan ruang kelinci yang aman atau area kandang di dalam ruangan yang dapat mereka jelajahi.


Kelinci Membutuhkan Diet Tinggi Serat agar Tetap Sehat

Kelinci adalah herbivora yang perlu mengonsumsi jerami dalam jumlah besar setiap hari. Tidak hanya untuk membantu mengikis giginya yang terus tumbuh, tetapi juga untuk menyediakan serat bagi bakteri di saluran gastrointestinal yang memecah makanannya.

Secara umum, kelinci tidak boleh diberikan banyak buah selain sesekali sepotong kecil apel, pir, plum atau persik berserat tinggi. Wortel juga tinggi gula dan harus ditawarkan hanya dalam jumlah kecil.


Kelinci Rewel Mengenai Kebersihan

Kelinci biasanya sering merawat dirinya sendiri dan menjaga kebersihan dirinya, sehingga tidak memerlukan perawatan profesional. Sama seperti kucing dan anjing, kuku mereka harus dipangkas setiap beberapa minggu untuk mencegah bulu kusut.

Kandang kelinci harus dilapisi dengan alas tidur dan harus dibersihkan di tempat setiap hari dan dibersihkan sepenuhnya seminggu sekali.

Kelinci dapat dengan mudah dilatih untuk menggunakan kotak litter di sudut kandang. Kotak kotoran harus diambil setiap hari dan dibersihkan sepenuhnya setiap minggu.


Baca juga: Bagaimana Merawat Kelinci Dengan Baik


Kelinci Bisa Hidup Dengan Hewan Peliharaan Lain

Dalam rantai makanan, kelinci adalah spesies mangsa. Hewan peliharaan lainnya yang biasa dipelihara, seperti kucing dan anjing, adalah predator yang instingnya adalah menangkap mangsa. Namun hewan ini bisa hidup rukun dalam satu rumah tangga jika terus diawasi.

Hewan pemangsa yang bermaksud baik mungkin hanya ingin bermain-main dengan kelinci dengan cara memungutnya di mulut; Namun, gigi tajam dan cakar panjang dapat secara tidak sengaja melukai kelinci. Oleh karena itu, anjing dan kucing tidak boleh ditinggalkan sendirian dengan kelinci.


Kelinci Harus Terus Mengunyah

Semua gigi kelinci — baik depan maupun belakang — tumbuh terus menerus. Jadi, sangat penting bahwa mereka memiliki jerami dalam jumlah yang banyak. Serta mainan kelinci yang aman, seperti balok dan tongkat kayu (seperti ranting kayu apel yang tersedia secara komersial), untuk dikunyah untuk membantu menjaga gigi tetap rusak.

Jika tidak diberikan benda yang aman untuk dikunyah, kelinci akan mengunyah furnitur, cetakan, kusen pintu, karpet, lantai, kabel, dan benda lain. Oleh karena itu, kelinci harus diawasi setiap saat ketika mereka keluar dari kandangnya.


Kelinci Membutuhkan Perawatan Vet

Meskipun kelinci tidak memerlukan vaksinasi tahunan seperti anjing dan kucing, mereka memerlukan perawatan hewan preventif tahunan. Termasuk pemeriksaan untuk mencari parasit gastrointestinal. Mereka juga harus diperiksa oleh dokter hewan segera setelah diadopsi untuk memastikan kesehatannya.

Selain itu, setelah usia 6 bulan, semua kelinci betina harus di steril, karena 70-80 persen kelinci betina yang tidak disterilkan mengalami kanker rahim yang fatal setelah usia 3 tahun.

Kelinci bisa menjadi teman menyenangkan dan berumur panjang jika dirawat dengan benar, tetapi tidak cocok untuk semua orang dan tidak boleh diadopsi secara impulsif.