Mengobati Kelinci yang Kutuan



Jika sobat Petskita pernah melihat kelinci peliharaan menggaruk-garuk tubuhnya, ia mungkin memiliki ektoparasit umum ditubuhnya yang disebut kutu. Seperti yang kita tahu, kutu dapat menginfeksi manusia dan hewan, serta mereka cukup mudah menyebar (meskipun tidak antar spesies). Untungnya, kutu hewan peliharaan dapat diobati dan dihilangkan dengan aman jika kamu tahu apa yang harus dilakukan.


Jika kelinci ternyata memiliki kutu atau tungau, kamu harus segera mengobatinya dan konsultasikan dengan vet.


Konsultasikan dengan Vet untuk Pengobatan Kutunya

Jika sobat Petskita menduga kelinci peliharaan memiliki kutu dan dia tampak sering menggaruk badannya dari biasanya, segera dapatkan bantuan medis dari vet kalian. Dokter hewan kamu dapat mendiagnosis apakah hewan peliharaanmu mempunyai kutu atau tidak dan mengobatinya dengan tepat. Biasanya, dokter hewan meresepkan obat-obatan seperti ivermectin atau selamectin off-label (artinya obat tersebut tidak dimaksudkan untuk tujuan ini tetapi dokter hewan secara rutin menggunakannya).


Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Kelinci dengan Baik


Jangan mencoba membeli obatnya dari toko obat atau toko hewan peliharaan untuk mengobati kutu kelinci. Obat kutu manusia terlalu kuat untuk hewan peliharaan kecil dan dapat membunuh kelinci kamu. Obat-obatan dari toko hewan peliharaan bisa berbahaya dengan sendirinya, menyebabkan kejang atau hanya menjadi tidak efektif dan membuang-buang uang. Disarankan untuk berkonsultasikannya dengan dokter hewan kamu.


Bersihkan Kandang Kelinci dengan Teliti

Setelah kelinci kamu telah menerima perawatan yang tepat dari dokter hewan, dan sebelum mengembalikan hewan peliharaan ke kandangnya, bersihkan dan cuci kandang, piring, dan mainan apa pun di dalam kandang dengan air atau deterjen ringan. Pastikan untuk membilas semua sabun sebelum memasukkan tempat tidur baru. Buang semua tempat tidur dan makanan yang mungkin telah terinfeksi sebelumnya, dan bekukan bahan yang tersisa untuk membunuh serangga yang mungkin bersembunyi. Jika suhu di luar di bawah titik beku, kamu juga dapat meletakkan kandang dan barang-barang tanpa kelinci di dalamnya, di luar untuk membekukan dan kemudian mengganti makanan, air, dan tempat tidur keesokan harinya. Pastikan untuk membekukan semuanya setidaknya selama 24 jam.


Manusia tidak Dapat Terinfeksi Kutu Kelinci

Kutu adalah parasit spesifik spesies yang berarti manusia mendapatkan kutu manusia, tikus mendapatkan kutu tikus, kelinci percobaan mendapatkan kutu kelinci percobaan, dan kelinci mendapatkan kutu kelinci. Jadi jangan khawatir bila kamu terkena kutu dari kelinci peliharaan.

Jika seekor kutu kelinci melompat ke arahmu, ia tidak akan menggigit dan tidak akan bertahan hidup di tubuh kamu.


Baca Juga: 6 Cara Menghangatkan Bayi Kelinci Kedinginan


Tungau Versus Kutu

Sederhananya, tungau adalah arakhnida (serangga berkaki delapan) seperti laba-laba dan kutu, dan kutu adalah serangga seperti semut. Ada juga dua jenis kutu yaitu kutu penghisap dan kutu menggigit atau mengunyah. Kutu penghisap lebih mengkhawatirkan daripada kutu pengunyah karena kemungkinan penularan penyakit melalui darah dan anemia (kehilangan darah yang berlebihan). Tungau dan kutu adalah parasit yang menyebabkan rasa gatal yang hebat dan sebaiknya harus segera diobati.


Hewan Peliharaan Beresiko Terkena Kutu

Tikus, mencit, guinea pig, dan gerbil adalah hewan peliharaan yang dominan terkena kutu. Anehnya, hamster tidak mungkin terinfeksi kutu, tetapi guinea pig umumnya terinfeksi kutu. Kelinci kadang-kadang akan terinfeksi, terutama jika mereka telah menghabiskan waktu dengan kelinci lain.


Temukan info-info menarik seputar small pets lainnya hanya di blog Petskita.

Sumber: https://www.thesprucepets.com/pet-rabbit-lice-1239359

































9 views