Kenali Karakter Anjing Jantan dan Betina


Selain memilih trah (breed) atau jenis anjing apa yang akan kita pelihara, kita juga harus memikirkan anjing jenis kelamin apa yang akan kita miliki. Jantan atau betina? Kedua jenis kelamin ini akan mempengaruhi kecocokan karakter dan perawatannya serta juga fisiknya. Jantan

  • Jika kamu menginginkan anjing dengan fisik yang lebih baik maka jantan adalah pilihan utama.

  • Anjing jantan memiliki sifat lebih mandiri (Alpha) dibanding anjing betina. Hal ini membuat anjing jantan berlaku selayaknya pemimpin kamu.

  • Anjing jantan lebih agresif dan lebih susah diatur dibanding anjing betina.

  • Anjing jantan mengalami masa rontok bulu hanya setahun sekali.

  • anjing jantan suka melakukan marking, mengencingi areanya sebagai penanda area kekuasaannya.

Betina

  • Anjing betina biasanya berukuran lebih kecil dari anjing jantan

  • Anjing betina biasanya cenderung menganggap pemiliknya sebagai pemimpinnya.

  • Anjing betina lebih mudah diatur karena sifatnya yang lebih kalem dibanding anjing jantan.

  • Anjing betina mengalami masa rontok bulu sedikitnya 2 kali dalam setahun.

  • Anjing betina mengalami menstruasi selama 3 minggu.

Masing-masing jenis kelamin memiliki kelebihan dan kekurangan. Semua masalah ini bisa diatasi dengan berbagai cara seperti dibawah ini:

  • Jika kamu tidak ingin anjing kamu susah diatur atau memiliki jiwa alpha yang terlalu tinggi maka kamu harus bisa memposisikan diri kamu sebagai alpha (pemimpin). Hal ini berkaitan dengan pelatihan.

  • Masalah rontok bulu pada anjing jantan dan betina dapat dikurangi dengan cara melakukan sterilisasi. Cara lain adalah dengan memilih jenis anjing yang tidak mengalami rontok bulu seperti Shih Tzu atau Poodle. Penyisiran rutin dan sering akan mempercepat masa rontok bulu.

  • Masalah marking pada anjing jantan atau menstruasi pada anjing betina juga dapat diatasi dengan cara sterilisasi.

Yang penting sebelum memelihara anjing, pelajari dahulu karakter trah (breed) anjing yang akan kamu pelihara agar kamu tidak membuangnya dengan alasan sifat anjing yang kamu pilih tidak cocok dengan kamu.


Sumber: https://anjingkita.com/