Heterochromia: Perbedaan Warna Mata Anjing


Pernahkah kamu melihat keunikan mata anjing yang berbeda warna di sosial media? Atau bahkan kamu pernah memiliki anjing dengan kondisi serupa? Istilah medis pada kondisi ini adalah heterochromia, yaitu perbedaan warna mata. Heterochromia adalah kondisi genetik yang mempengaruhi pigmen sehingga menyebabkan terjadinya perbedaan warna mata. Kondisi ini dapat timbul pada anjing, kucing, kuda, bahkan manusia.


Heterochromia paling umum terdapat pada ras-ras anjing ini:

  • Australian cattle dog

  • Australian shepherd

  • Border collie

  • Chihuahua

  • Dachshund

  • Dalmatian

  • Great Dan

  • Shetland sheepdogs

  • Siberian husky

  • Shih tzu

Warna dan pola bulu anjing tampaknya memiliki pengaruh pada perbedaan warna mata dan bagaimana heterochromia terjadi pada anjing. Umumnya, heterochromia lebih sering terjadi pada anjing dengan warna belang, merle atau putih di sekitar kepala mereka. Heterochromia iridis paling sering terjadi pada husky, dalmatian, dan Australian shepherd.


Tipe Heterochromia

  1. Iridis: Juga dikenal sebagai heterochromia lengkap, ini adalah kondisi ketika satu mata memiliki warna yang sama sekali berbeda dari yang lain

  2. Sectoral: Ini terjadi ketika iris hanya berwarna biru sebagian

  3. Sentral: Dengan jenis heterochromia ini, warna biru memancar keluar dari pupil, bercampur dengan warna lain dalam pola berduri

Apakah Heterochromia Berbahaya?


Heterochromia pada anjing sering kali bersifat alami, yaitu turun-temurun. Dari induk anjing dengan kondisi heterochromia dan berbeda warna mata, dapat menurunkan ke anaknya. Namun terkadang perubahan warna mata juga dapat disebabkan oleh cedera mata atau kondisi kesehatan. Heterochromia yang alami pada anjing biasanya tidak berbahaya, dengan kata lain anjing masih dapat melihat secara normal. Tapi jika kamu melihat perubahan salah satu warna pada mata anjing kamu secara tiba-tiba, segera bawa dia untuk diperiksa di dokter hewan.