Flu pada Kura-Kura?

Pawrent, apakah menurut kamu kura-kura bisa mengidap flu? Jawabannya adalah ya! Selain flu, kura-kura juga rentan terhadap infeksi pernafasan lainnya lho. Umumnya, kura-kura menderita infeksi bukan karena ditularkan, namun karena lingkungan di sekitarnya.

Penyebab infeksi pernafasan yang paling umum pada kura-kura disebabkan oleh lingkungan yang terlalu dingin. Misalnya saja, kandangnya yang dingin akibat penerangan yang rusak, kipas yang meniup angin ke arah kandang, atau cuaca yang menyebabkan suhu dingin. Sebaiknya jangan membawa kura-kuramu keluar rumah ketika sedang musim dingin ya, karena hal tersebut dapat menyebabkan mereka kedinginan dan menjadi sakit. Jika ada kura-kura yang sakit, pisahkan mereka yang sehat untuk mencegah penularan bakteri.

Gejala Infeksi Pernafasan pada Kura-Kura

Gejala yang paling terlihat ketika kura-kura menderita infeksi pernafasan adalah sebagai berikut:

  • Kesulitan bernafas,

  • Mulut terbuka ketika bernafas,

  • Bersuara seperti siulan ketika bernafas,

  • Letih dan lesu,

  • Tidak berselera makan,

  • Miring ketika berenang,

  • Tidak bisa menyelam,

  • Cairan atau gelembung di mulut, mata, atau hidung.

Cara Mengobati Infeksi Pernafasan pada Kura-Kura

Pawrent, jika kura-kuramu menunjukkan gejala diatas, mereka mungkin menderita flu atau infeksi pernafasan. Jika hal ini berlangsung selama lebih dari beberapa hari, segera tangani karena infeksi tersebut dapat menjadi pneumonia yang berbahaya!

Ikuti langkah berikut untuk mengobati kura-kura yang menderita infeksi pernafasan:

1. Pertama, periksa temperatur kandang kura-kura di siang dan malam hari.

Periksalah kandang secara keseluruhan untuk mencari tempat yang terasa agak dingin. Terkadang, ada tempat tertentu yang tidak cukup hangat untuk kura-kuramu, atau mungkin menjadi dingin ketika malam tiba. Mungkin kamu dapat coba renungkan beberapa pertanyaan berikut:

  • Apakah kura-kuramu baru pergi ke suatu tempat, seperti dokter hewan atau rumah baru?

  • Apakah kamu memindahkan kandangnya?

  • Apakah temperatur di luar ruangan berubah drastis?

  • Apakah baru terjadi pemadaman listrik?

2. Jika kamu menemukan sumber masalahnya, segera cari solusinya.

Jika lampu di dalam kandang sudah rusak, gantilah dengan lampu baru yang dapat memberikan kehangatan. Meningkatkan kelembaban dengan penguap juga dapat membantu meringankan saluran pernafasan yang tersendat. Lakukan hal-hal tersebut untuk membuat kura-kura merasa lebih baik sebelum dibawa ke dokter hewan.

3. Jangan memberikan obat manusia untuk kura-kura kecuali disarankan oleh dokter hewan ya, Pawrent.

4. Bila perlu, kunjungi dokter hewan yang menangani hewan eksotis seperti reptil untuk mendapatkan pengobatan yang terbaik.

Kura-kuramu mungkin memerlukan pengambilan foto rontgen untuk melihat kondisi jantung dan paru-parunya. Dokter hewan mungkin akan melakukan beberapa tes lainnya tergantung dengan tingkat keparahan infeksi.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, maka dari itu selalu cek keadaan kandang kura-kuramu ya, Pawrent. Pastikan agar mereka tetap merasa hangat dan cobalah untuk mencegah adanya tempat yang dingin di kandang dan lingkungan sekitar mereka. Sampai jumpa di artikel berikutnya, Pawrent!

Source: https://www.thesprucepets.com/respiratory-infections-in-turtles-and-tortoises-1239416