Bagaimana Mengenali Jika Kucing Peliharaan Sakit Diam-Diam

Updated: Oct 15



Sobat Petskita pernah curiga ga sih kalau kucing peliharaan ternyata sakit tapi gak menunjukkan tanda-tandanya? Ada kasus nyata seperti kucing bernama Paula, berusia 12 tahun, memiliki tumor kanker seukuran kiwi di sepanjang usus kecilnya. Dalam kasus tersebut , tanda-tanda penyakitnya terlihat hanya 2 hari sebelum operasi terjadi.


Bukan berarti pemilik kucing lalai dalam menanggapi kesehatan kucing mereka tetapi memang sangat sulit untuk mengetahui tanda-tanda si kucing sakit atau tidak. Mengapa begitu sulit untuk mengidentifikasi tanda-tanda itu? Jawabannya adalah mungkin karena kucing memiliki kemampuan menyembunyikan tandanya dengan sangat baik, sehingga terkadang tidak diperhatikan. Perlu sobat Petskita ingat bahwa membawa kucing kamu untuk pemeriksaan rutin adalah cara terbaik untuk memastikan kamu mengetahui penyakitnya sedini mungkin.


Mari kita bahas 6 tanda umum penyakit pada kucing yang perlu sobat Petskita perhatikan:


1. Perubahan Nafsu Makan

Makan terlalu banyak atau sedikit dapat mengindikasikan adanya penyakit pada kucing. Jika kamu melihat adanya perubahan nafsu makan pada kucing, kamu harus memberi tahu dokter hewan. Ada banyak penyakit yang dapat menyebabkan makan berlebih atau kehilangan nafsu makan. Dokter hewan kamu akan mencari alasannya yang biasanya dimulai dengan pemeriksaan darah, sinar-X dan/atau ultrasound.


2. Bau Mulut

Bau busuk yang keluar dari mulut kucing bisa berarti penyakit gusi atau kerusakan gigi. Menyikat gigi kucing kamu adalah cara yang baik untuk mengurangi risiko tersebut. Bayangkan jika Sobat Petskita menjalankan aktivitas tanpa menyikat gigi! Selain itu, nafas yang berbau seperti amonia bisa menjadi tanda penyakit ginjal pada kucing.


3. Perubahan Berat Badan

Penurunan berat badan pada kucing bisa menjadi indikasi penyakit tiroid atau lebih buruk lagi, seperti kanker. Penambahan berat badan atau perut yang membesar dapat dikaitkan dengan berbagai kondisi seperti pyometra (rahim yang penuh dengan nanah). Obesitas dengan sendirinya merugikan kesehatan hewan peliharaan kamu seperti dapat menyebabkan radang sendi, tumor, dan umur yang lebih pendek.


4. Perubahan Perilaku

Jika kucing kamu yang biasanya sangat suka bersosialisasi tiba-tiba menjadi antisosial, mungkin ini tanda adanya masalah medis pada kucing. Tanda penyakit bersembunyi: kucing merasa tidak enak, mencoba bersembunyi dari "pemangsa" dan bersembunyi di lemari atau di bawah tempat tidur.


5. Perubahan Pola Tidur

Jika kucing tidur terus menerus sepanjang hari ketika ia dulu aktif, ia mungkin mencoba memberi tahu kamu bahwa ia merasa tidak enak badan. Kebalikannya juga benar. Jika kucing kamu sepanjang malam berkeliaran di rumah, bersuara, atau tampak terlalu aktif di siang hari, mungkin ada penyebab yang mendasarinya.


6. Perubahan Suara

Perubahan suara pada kucing sebenarnya dapat menunjukkan adanya masalah. Kucing yang biasanya pendiam tiba-tiba menjadi ribut, atau kucing yang biasanya cerewet yang tiba-tiba menjadi pendiam, bisa berarti adanya penyakit pada kucing.


Selalu perhatikan kondisi kucing kalian ya sob. Jika kamu khawatir atau ingin diskusi, kamu bisa berbagi cerita dengan para cat-lovers dan vet expert yang ada di aplikasi Petskita. Semoga informasi diatas dapat membantu sobat Petskita dalam memperhatikan kesehatan kucing peliharaannya. Cari tahu info-info seputar anabul lainnya hanya di blog Petskita.


Sumber: https://www.pethealthnetwork.com/cat-health/cat-checkups-preventive-care/how-tell-if-your-cats-secretly-sick