Abses pada Hamster

Hamster adalah hewan peliharaan yang perawatannya cukup mudah dalam hal kesehatan, tetapi itu bukan berarti mereka tidak rentan terhadap penyakit tertentu. Salah satu penyakit yang akan dihadapi oleh pemilik hamster adalah abses. Yuk ketahui cara mengenali infeksi ini dan cara menanganinya agar hamster kalian tetap sehat dan bahagia!

Apa itu Abses?

Nanah adalah cairan infeksi yang terdiri dari sel darah putih dan bakteri yang menyebabkan terbentuknya benjolan atau kantong yang disebut sebagai abses. Abses paling sering ditemukan di bawah kulit hamster tetapi bisa juga di organ dalam atau di mulut.

Tanda-tanda Abses pada Hamster

Abses kemungkinan besar terbentuk pada atau di sekitar kepala hamster. Kadang-kadang, abses mungkin terbentuk di dalam tubuh atau di tempat lain di bawah kulit, tetapi lebih sering terlihat di pipi atau di leher. Benjolan atau pembengkakan biasanya merupakan indikasi yang paling jelas bahwa ada abses, namun cukup sulit untuk menentukan apakah itu terbentuk di dalam tubuh atau di kantong pipi.

Oh iya Pawrent, makanan di kantong pipi bisa terlihat mirip dengan abses lho. Tetapi, ukuran abses tidak dapat mengecil seperti ketika makanan di dalam kantong pipi dikeluarkan atau dikonsumsi.

Jika abses pecah, nanah dan sedikit darah dapat terlihat pada bulu di daerah sekitarnya. Nanah tersebut mungkin juga mengeluarkan bau yang sangat busuk karena bakteri. Hamster adalah hewan yang membersihkan dirinya secara teliti, namun terkadang jumlah cairan yang dihasilkan oleh abses mungkin agak sulit dibersihkan atau sulit dijangkau jika berada di leher atau kepala.

Ciri-ciri abses pada hamster adalah sebagai berikut:

  • Benjolan atau pembengkakan di bawah kulit

  • Bau busuk

  • Kelesuan

  • Kurang nafsu makan

  • Nanah dan darah di bulu

Penyebab

Hamster bisa menderita abses ketika bakteri menyebabkan infeksi pada jaringan tubuhnya. Hamster agresif yang hidup dengan hamster lain lebih mungkin mengalami abses akibat luka gigitan, sedangkan hamster yang hidup sendiri dapat terluka karena kandang atau mainannya. Luka tusukan dari jeruji kandang dan tangga biasanya menyebabkan jenis infeksi ini.

Mendiagnosis Abses pada Hamster

Untuk membedakan abses dengan tumor, Pawrent perlu mengetahui apa yang ada di dalam benjolan pada hamster kalian. Dokter hewan akan menduga benjolan tersebut adalah abses, namun untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, isinya harus dianalisis.

Sampel abses dapat diambil dengan jarum suntik dan diamati di bawah mikroskop. Mungkin juga abses tersebut hanya dibuka menggunakan pisau bedah. Jika nanah mengalir keluar maka akan terlihat jelas itu bukan tumor. Abses internal jauh lebih sulit ditemukan dan didiagnosis dan memerlukan prosedur yang lebih invasif. Jangan khawatir ya, Pawrent, karena hal ini hanya dilakukan oleh dokter hewan saja.

Baca juga: Masalah pada Gigi Hamster

Perawatan Abses

Jika hamster kalian memiliki abses di bawah kulit atau di kantong pipinya, abses tersebut harus dikeringkan terlebih dahulu. Dokter hewan mungkin telah melakukan ini sebagai bagian dari prosedur diagnostik untuk menentukan isi benjolan. Abses kemudian akan dibersihkan dengan larutan garam, dan dokter akan meresepkan obat antibakteri dan antibiotik untuk hamster di rumah. Terkadang, sampel akan diambil dari dalam abses untuk menentukan jenis antibiotik terbaik untuk hamster kalian.

Cara Mencegah Abses Pada Hamster

Luka gigitan adalah salah satu penyebab abses yang paling umum pada hamster. Untuk mencegah hal ini, kandangkan hamster secara terpisah. Sebagian besar spesies hamster paling baik dipelihara sebagai hewan peliharaan tunggal.

Hal lain yang kalian dapat lakukan untuk mencegah abses pada hamster adalah memastikan tidak ada benda tajam di dalam kandang. Kandang kawat mungkin memiliki ujung yang tajam di sudut dan pintu. Periksa juga tangga, roda, dan mainan lain yang ada di dalam kandang untuk mengurangi risiko terluka pada hamster.

Demikian artikel tentang abses pada hamster dan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Pawrent kedepannya ya!


Sumber: https://www.thesprucepets.com/how-to-treat-abscesses-in-hamsters-5095733