7 Alasan untuk Mengadopsi Kucing Dewasa

Updated: Nov 19, 2021



Hai, Pawrents! Apakah kamu sedang ingin mengadopsi kucing? Jika iya, kamu dapat mengunjungi ke shelter atau penampungan kucing. Setiap kucing memiliki kepribadian dan sifat yang berbeda, selain itu kamu juga dapat mempertimbangkan untuk mengadopsi anak kucing atau kucing dewasa. Anak kucing memang sangat aktif dan menggemaskan, namun kucing dewasa juga memiliki segudang alasan untuk diadopsi.


1. Kucing Dewasa Lebih Bersih Daripada Anak Kucing

Anak kucing memiliki rasa ingin tahu yang besar, dan terkadang hal ini dapat membahayakan mereka. Mereka bisa saja bermain dengan litter box atau juga menggali tanah dari pot tanaman kamu. Selain itu, anak kucing juga makan dengan berantakan, bahkan makanan mereka dapat menempel pada wajah mereka. Kucing dewasa biasanya lebih tenang dan bersih ketika makan. Kucing dewasa juga sudah mampu membersihkan diri sendiri, sedangkan anak kucing memerlukan bantuan ibu mereka untuk menjaga kebersihan.

2. Kucing Dewasa Memerlukan Pengawasan dan Pelatihan yang Lebih Minim

Anak kucing sangatlah aktif dan suka berjalan dan memasuki tempat dan lorong yang sempit. Jika terjadi demikian, kamu tidak dapat melihat apa yang dilakukan si kucing, apakah berbahaya atau tidak. Contohnya saja mereka menggigit kabel yang dapat menyebabkan kesetrum listrik. Tidak demikian dengan kucing dewasa, karena kucing dewasa lebih waspada dengan lingkungan di sekitarnya. Kucing dewasa juga memiliki tubuh yang lebih besar, maka lebih sulit untuk bersembunyi. Ketika kamu mengadopsi kucing dewasa, mereka sudah mampu menggunakan litter box, sedangkan anak kucing masih perlu dilatih agar dapat menggunakannya dengan benar.

3. Kucing Dewasa Sudah Tumbuh Sepenuhnya

Kucing dewasa sudah tumbuh sepenuhnya, maka kamu tidak perlu khawatir akan seberapa besar mereka dapat bertumbuh lagi. Umumnya, berat badan kucing dewasa berkisar antara 3.5 sampai 4 kilogram, sedangkan kucing yang lebih besar dapat mencapai berat 5.8 sampai 6.3 kilogram. Jadi, pawrents sudah tahu ukuran pasti dari kucing dewasa, sedangkan anak kucing masih dapat bertumbuh dan mungkin melewati ekspektasi kamu. Mengetahui ukuran yang sudah pasti akan memudahkanmu dalam berbelanja kebutuhannya, seperti tempat tidur, cat condo, dan juga tali tuntun.

4. Kucing Dewasa Cenderung Tidak Menggigit

Anak kucing memiliki gigi susu yang akan berganti menjadi gigi permanen ketika mereka berumur 10 sampai 12 minggu. Masa pergantian gigi biasanya memakan waktu selama beberapa bulan, sehingga anak kucing akan lebih suka menggigit. Benda yang mereka gigit bisa saja mainan, perabot, dan juga tangan atau kakimu lho, pawrent. Kebiasaan menggigit ini akan berhenti ketika mereka telah berumur 9 sampai 10 bulan. Jika kamu mengadopsi kucing dewasa, mereka sudah melalui semua proses tersebut dan tidak lagi memiliki kebiasaan menggigit.

5. Kucing Dewasa Tetap Lincah Namun Lebih Tenang

Tidak seperti anjing, kucing hanya menyalurkan energi mereka pada waktu tertentu dan beristirahat sepanjang hari. Mungkin sebagian orang menganggap kucing dewasa tidak selincah anak kucing, tapi sebenarnya tidak demikian lho, pawrent! Pada dasarnya, kucing mudah bosan dengan mainan yang itu-itu saja. Cobalah bermain menggunakan mainan yang berbeda setiap hari, karena hal tersebut dapat menjaga kesehatan mental mereka. Kucing dewasa juga suka bermain, sama seperti anak kucing.

6. Kucing Dewasa Lebih Baik untuk Anak-Anak dan Hewan Peliharaan Lain

Karena anak kucing yang sangat lincah dan aktif, mereka lebih suka menjelajahi rumahmu. Di samping itu, anak kucing juga lebih sensitif terhadap gerakan, suara, dan hewan atau orang lain. Tidak demikian dengan kucing dewasa, karena mereka lebih tenang. Mereka cenderung suka duduk di kursi dan menghabiskan waktu denganmu. Meski demikian, kucing dewasa lebih mudah stres dengan keberadaan anak kecil dan anak anjing. Perkenalkan keluargamu dan hewan peliharaanmu yang lain secara pelan dan bertahap.

7. Dengan Mengadopsi Kucing Dewasa, Kamu Telah Menyelamatkan Hidupnya!

Tahukah kamu? Terdapat banyak kucing yang tidak teradopsi setiap tahunnya. Hidup di dalam kandang juga tidak bagus bagi kesehatan fisik dan mental mereka. Anak kucing biasanya lebih cepat diadopsi karena kecil, muda, dan terlihat menyenangkan. Akan tetapi, jika kamu mengadopsi kucing dewasa, kamu telah membantu memberikan dunia yang lebih baik untuk kucing tersebut. Dengan berbuat demikian juga membantu memberikan tempat bagi kucing lain yang sedang mencari keluarganya.


Bagaimana, pawrents? Kucing dewasa juga memiliki pesona tersendiri, lho. Semoga artikel ini bermanfaat ya!


Sumber:

https://petlifetoday.com/reasons-to-adopt-an-adult-cat/



8 views