6 Penyebab Anjing Gemetar Menurut Para Dokter Hewan



Pernahkah sobat Petskita melihat anjing kalian gemetar atau menggigil bahkan dalam cuaca hangat dan bingung mengapa ? meskipun biasanya kita berpikir bahwa gemetar atau mengigil pada anjing adalah akibat cuaca yang terlalu dingin. Namun, ada beberapa penyebab lain yang perlu dipertimbangkan. yuk, simak infonya:


Termoregulasi (kontrol suhu)

Menurut penelitian, mengigil adalah cara yang sangat efektif untuk menciptakan panas tubuh dan merupakan respons normal terhadap penurunan suhu tubuh. Maka, ketika seekor anjing demam, termostat tubuh diatur ulang ke suhu yang lebih tinggi. Ketika suhu mencoba untuk turun kembali ke normal, menggigil terjadi untuk mengembalikan titik setel suhu yang baru dan tinggi.


Rasa gembira, Cemas, dan Takut

Semua respons emosional yang disebut di atas mampu membangkitkan gemetar pada beberapa anjing. Untuk sobat Petskita yang bingung mengapa anjingnya gemetar padahal cuaca tidak dingin mungkin ini penyebabnya.


Kesakitan

Gemetar pada anjing dapat menyertai rasa sakit, baik karena trauma akut atau kondisi nyeri yang lebih kronis. Perlu sobat Petskita sadari bahwa tidak semua anjing menunjukkan gemetar sebagai respons terhadap rasa sakit hanyalah salah satu dari beberapa gejala yang mungkin ditunjukkan oleh anjing yang sakit.


Penyakit Medis

Berbagai masalah medis yang mendasari, mulai dari gagal ginjal hingga ketidakseimbangan hormon, hal tersebut dapat menyebabkan anjing gemetar. Selain itu, gangguan saraf dan penyakit pada otot juga merupakan salah satu penyebab anjing menggigil atau gemetar.


Keracunan Makanan

Berbagai racun menyebabkan anjing gemetar sebagai salah satu gejala neurologis paling awal. Beberapa contoh makanan yang dianggap sebagai racun bagi anjing adalah coklat, alpukat, dan potongan lemak dari daging babi dan domba.

Kelemahan Otot

Atrofi atau kelemahan otot, terutama di kaki bagian belakang, sering menyebabkan gemetar pada anjing. Ini mungkin alasan mengapa kaki belakang gemetar akibat kelemahan otot yang berkaitan dengan usia yang umumnya terjadi pada anjing yang lebih tua.


Apa Yang Bisa Sobat Petskita lakukan Jika Anjing Kalian Gemetar?

Gemetar pada anjing peliharaan selalu menjadi kekhawatiran para pets owner, terutama jika itu diluar pengetahuan sobat Petskita. Bila anjing kalian gemetar, langkah pertama yang tepat adalah menentukan apakah ada sesuatu di lingkungan yang menyebabkan anjing Anda merasa cemas atau takut. Jika demikian, hilangkan sumber stres atau singkirkan anjing Anda dari situasi tersebut untuk melihat apakah gemetarnya mereda.

Langkah pertama lainnya yang bisa sobat Petskita lakukan adalah mengukur suhu anjing kalian dimana kisaran normalnya adalah 100 – 102 derajat Fahrenheit. Jika suhu tubuh anjing tinggi atau demam perlu adanya perhatian dari dokter hewan.



Bila anjing kalian tidak tampak cemas atau takut serta suhu tubuhnya normal, maka perlu menghubungi dokter hewan kalian terutama jika:

1. Gemetar berlanjut selama lebih dari satu atau dua jam.

2. Sobat Petskita mengamati gejala lain seperti lesu, kehilangan nafsu makan, muntah, diare, sesak napas, dll.

3. Sobat Petskita mengidentifikasi racun yang berpotensi berada di lingkungan yang mungkin telah termakan oleh anjing kalian.


Perlu sobat Petskita ingat bahwa anak anjing dan anjing ras kecil cenderung lebih mudah gemetar. Penting bagi sobat Petskita untuk selalu memantau anjing kalian untuk melihat apakah adanya gejala – gejala di atas dan segera berkonsultasi dengan dokter hewan jika kalian ragu dengan kondisi anjing kalian.


Apabila emosi anjing kalian yang memicunya mengigil maka kalian dapat mencoba menenangkannya dengan mengelusnya dengan lembut dan memberi perhatian yang konstan. Seperti halnya sebagian besar masalah medis, semakin cepat penyebab gemetar anjing peliharaan diidentifikasi dan ditangani dengan benar, semakin besar kemungkinan hasil yang didapatkan positif.


Sumber artikel: https://www.pethealthnetwork.com/dog-health/dog-behavior/why-my-dog-shaking