top of page

5 Spesies Burung Terpintar yang Dapat Dipelihara

Updated: Sep 16, 2021

Jika Sobat Petskita membuka artikel ini, kalian pasti lagi mempertimbangkan untuk mengadopsi burung sebagai hewan peliharaan. Tahukah kalian? kecerdasan hewan telah dipelajari selama bertahun-tahun dan burung sering berada di urutan teratas daftar hewan terpintar. Tetapi beberapa burung, termasuk spesies burung beo yang sering dipelihara sebagai hewan peliharaan, terbukti lebih pintar dari yang lain dan dapat pelihara lo sob!


African Grey Parrot (Burung Beo Afrika)



Burung beo abu-abu Afrika adalah spesies burung peliharaan yang paling banyak dipelajari dan telah menunjukkan tingkat kecerdasan yang sangat tinggi. Salah satu Burung Beo yang paling terkenal adalah Alex, dia meninggal pada tahun 2007 pada usia muda 31 tahun. Dia dibeli dari toko hewan peliharaan pada usia satu tahun oleh seorang mahasiswa doktoral pada saat itu, Dr. Pepperberg, yang merawatnya dan mempelajarinya sepanjang hidupnya.


Kehadiran Alex mengubah pemikiran orang tentang apa yang bisa dipelajari oleh burung.Selama bertahun-tahun dan sampai kematiannya, ia telah belajar lebih dari 100 kata bahasa Inggris dan dianggap memiliki tingkat kecerdasan anak berusia lima tahun ketika dia meninggal. Kritik terhadap studi Alex berpendapat bahwa dia mungkin hanya produk dari pengkondisian operan dan bukan pemahaman yang benar, tetapi bahkan jika itu hanya respons yang terlatih, kemampuan Alex jauh melampaui apa yang dapat dicapai oleh kebanyakan burung peliharaan. Karena Alex, burung beo abu-abu Afrika sekarang memiliki reputasi sebagai burung yang cukup pintar dan membutuhkan stimulasi mental yang konstan.


1. Burung Macaw



Juga dianggap burung beo seperti African Grey, ada beberapa jenis macaw yang berbeda, termasuk burung beo terpanjang, macaw Hyacinth. Karena termasuk spesies beo, burung Macaw memiliki tingkat kercerdasan yang sama dengan burung beo.


Tingkat kecerdasan beberapa burung macaw telah dibandingkan dengan balita manusia. Mereka dapat memecahkan masalah, menggunakan alat, dan memiliki tingkat komunikasi yang tinggi dengan burung lain, memanfaatkan suara dan bahkan perubahan fisik, seperti wajah memerah.


Sebuah penelitian di Kanada yang diterbitkan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa setelah menganalisis 98 otak burung yang berbeda, ada perbedaan yang pasti dalam ukuran satu bagian tertentu dari otak burung beo. Bagian otak burung beo ini mirip dengan otak primata, hewan lain yang sangat cerdas, dan berfungsi untuk berkomunikasi antara korteks dan otak kecil. Ini disebut inti spiriform dan pada burung beo dua hingga lima kali lebih besar daripada ayam. Bagian otak ini dianggap memainkan peran utama dalam perencanaan dan pelaksanaan perilaku burung tingkat lanjut.


2. Burung Beo




Burung Kakatua, juga sejenis burung beo, adalah jenis burung pertama yang dapat bermain alat musik. Di Australia, burung kakatua palem diamati menggunakan ranting dan biji polong untuk membuat stik drum, dan jenis kakatua lainnya dapat bergoyang mengikuti irama musik, menunjukkan bahwa mereka memahami ritme.


Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2014 menggunakan kakatua Goffin, sejenis kakatua kecil, dan menunjukkan pengakuan mereka terhadap objek permanen.Keabadian objek hanyalah gagasan bahwa seseorang dapat memahami bahwa hanya karena suatu objek tidak terlihat, objek itu tetap ada. Contoh kacang di saku yang tidak terlihat sering digunakan untuk menggambarkan studi keabadian objek pada burung. Pada bayi manusia, memecahkan teka-teki objek permanen biasanya tidak dapat dilakukan sampai usia 18 hingga 24 bulan. Tidak mengherankan, penelitian menunjukkan bahwa kakatua Goffin liar memiliki kemampuan penalaran spasial yang sebanding dengan primata dan bayi manusia.


4. Burung Kesturi (Budgerigar)