4 Tanda Kucing Terinfeksi Parasit


Sebagai seorang Pawrent, kamu pastinya akan melindungi hewan kesayanganmu dari segala infeksi dan penyakit. Kucing adalah salah satu hewan yang mudah terinfeksi parasit yang dapat menjadi penyakit yg serius. Jika tidak ditangani dengan cepat dan serius, parasit tersebut juga dapat berpindah ke kamu lho. Semakin cepat parasit tersebut ditangani, semakin cepat juga kucingmu pulih. Sejumlah parasit tidak memiliki gejala yang terlihat, jadi kamu harus mencermati perilaku kucingmu. Berikut adalah beberapa gejala kucing terinfeksi parasit.


1. Kucing Malas, Mengantuk, dan Lesu

Kucing bisa menjadi hewan yang aktif bermain dan berlari. Pada saat lain, mereka juga malas dan hanya tidur sepanjang hari. Namun, pawrents harus mengenal ‘kemalasan’ mereka lho. Bisa saja mereka sebenarnya sedang terinfeksi parasit dan menjadi sakit. Berikut adalah beberapa ciri-ciri lesu pada kucing:

  • Lamban,

  • Lambat,

  • Kurang aktif,

  • Tidak aktif, dan

  • Tidak enak badan.

Gejala awal kucing yang terinfeksi parasit adalah lebih tidak aktif dibandingkan dengan biasanya, seperti bergerak lebih sedikit dan lambat. Berbaring dan sama sekali tidak bergerak adalah gejala lain yang harus segera ditangani.


2. Penurunan Berat Badan secara Tiba-Tiba

Berat badan kucing mencerminkan kondisi kesehatannya lho, pawrents. Terlihatnya perubahan berat badan pada kucing mungkin disebabkan oleh infeksi parasit. Maka dari itu, kamu harus memperhatikan berat badan anabulmu, ya. Di bawah ini adalah beberapa gejala infeksi parasit yang harus kamu perhatikan:

  • Anak kucing dan kucing muda yang tidak mengalami penambahan berat badan.

  • Penurunan berat badan yang drastis pada kucing dewasa.

  • Berat badan yang tidak stabil atau tidak mengalami kenaikan berat badan.

  • Nafsu makan yang bertambah namun tidak terjadi kenaikan berat badan.

Baca Juga: 7 Tanda Kucing Sedang Sakit


3. Bulu yang Kusam dan Rontok

Infeksi parasit juga dapat dilihat dari bulu kucing lho, pawrents. Parasit yang hidup bebas dalam tubuh kucing dapat menyebabkan kucing menjadi tidak sehat dan terlihat kurang baik. Jika gejala-gejala sudah mulai terlihat, tangani dengan segera. Beberapa gejala yang berkaitan dengan bulu kucing meliputi:

  • Bulu yang kusam, terlihat kurang sehat dan berkilau dari biasanya.

  • Kerontokan bulu yang berlebihan.

  • Bulu yang terlihat menipis dan juga terlihatnya kebotakan.


4. Sulit Buang Air Besar, Diare, dan Masalah Pencernaan

Buang air besar juga adalah faktor yang penting dalam kesehatan, terutama kesehatan pencernaan. Berikut adalah beberapa masalah pencernaan yang harus diwaspadai:

  • Diare dalam selang waktu yang pendek.

  • Darah pada kotoran kucing.

  • Kesulitan dalam buang air kecil.

  • Konstipasi atau sulit buang air besar.


Baca Juga: Bagaimana Mengenali Jika Kucing Peliharaan Sakit Diam-Diam


Diare dalam selang waktu yang pendek dan konstipasi adalah gejala paling umum dari infeksi parasit. Darah pada kotoran menandakan sesuatu yang cukup serius dan harus segera ditangani. Terakhir, pawrents patut berwaspada jika kamu melihat kucing kesayanganmu berada dalam litter box dalam waktu yang lebih lama dari biasanya namun hanya membuang sedikit urine.

Jika gejala-gejala diatas sudah terlihat pada si kucing kesayangan, segera berkonsultasi dengan dokter hewan. Bila perlu, kamu dapat mengambil sampel kotoran kucingmu untuk diuji di laboratorium. Semoga kucingmu dan kamu sehat selalu ya, pawrents!


Sumber:

https://pethelpful.com/cats/Signs-of-Parasite-Infections-in-Cats